3 Kesalahan Besar Yang Sering Dilakukan Oleh Pelamar Kerja

Oleh: Nazaruddin Raja, IG: @rajanaza1

0
832

Teman-teman, pernah tidak kalian hanya mendapatkan jawaban email otomatis setelah kalian kirim lamaran kerja ke sebuah perusahaan?

Kalimat “kami akan menghubungi Anda, jika Anda termasuk dalam daftar yang akan kami wawancara” bisa menjadi sebuah harapan atau respon akhir untuk proses lamaran kerja. Toh, jawaban itu mereka kirimkan secara otomatis kepada semua yang mengirimkan lamaran kerja.

Banyak dari pelamar kerja, bahkan pada umumnya, tidak menyadari bahwa kompetisi pencari kerja semakin ketat. Bahkan dengan berkas lamaran yang seadanya, pelamar berharap besar Smartphone mereka akan berdering untuk panggilan wawancara.

Menurut seorang staf SDM salah satu perusahaan terkemuka di Jakarta, mereka sering menerima berkas lamaran yang jumlahnya sangat besar. Untuk penerimaan 1 posisi, mereka bisa menerima 300 pelamar. Menurut mereka, banyak pelamar yang menggunakan konsep CV “all in one” dalam melamar pekerjaan. Sehingga akan memudahkan bagi staf SDM untuk menyingkirkan berkas-berkas lamaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan untuk posisi yang sedang di buka.

Berikut tiga kesalahan yang sering dilakukan oleh banyak pelamar kerja.

1. Tidak Fokus pada Kerja Impian

Pekerjaan impian adalah pekerjaan yang dicta-citakan, sesuai dengan keahlian dan kualifikasi pendidikan. Pekerjaan impian sangatlah penting saat mencari kerja. Sering dengar tidak tentang “nyari kerja apa aja”?

Indra: “Mbak, tolong info kerja dong, aku lagi cari kerja nih”.

Santi: “Sedang cari kerja apa, Ndra?”

Indra: “Apa aja, Mbak”

Jika kita berharap bantuan teman, buatlah permintaan bantuannya lebih mudah. Misalnya “aku cari kerjaan bagian marketing nih, tolong kasih info ya kalau ada” atau “sedang cari kerja bagian tehnik mesin”.

Begitu juga dalam melamar pekerjaan, kalau pengalaman dan kualifikasi pendidikannya sudah mantap, fokuslah mencari pekerjaan itu. Karena mengirim lamaran ke semua posisi yang dibuka, tidak akan membuat profil berkas kalian lebih baik dari pelamar yang lain.

Pelamar yang fokus tidak hanya punya kualifikasi yang kopenten, mereka juga punya arah pengembangan karir yang lebih jelas. Dan itu lebih disukai oleh perusahaan.

2. CV (Daftar Riwayat Hidup) yang “All in One”

Bayangkan kalian mencari HP baru (harga maksimum 3 juta, Memori 32 GB, Kamera 24 Megapixel). Kalau si penjual HP menyodorkan 10 brosur merek HP terkini, kalian akan sangat mudah mencari dan memutuskan HP yang cocok, karena sudah tau HP yang dibutuhkan seperti apa.

Dalam perekrutan karyawan, setiap perusahaan tau betul karyawan yang dibutuhkan. Mereka sudah ada daftar kualifikasi minimum termasuk skill, pengalaman, dan gaji.

Sayangnya banyak pelamar kerja yang tidak memperhatikan itu, mereka mengirimkan CV yang tidak ada potensi yang bisa ditawarkan untuk lowongan yang sedang dibuka. Alhasil, berkas lamaran tidak dilirik oleh penyeleksi.

Bacalah deskripsi pekerjaan dan persyaratan dengan seksama, buatkan CV berdasarkan kebutuhan posisi yang sedang dilamar. Tunjukkan lebih banyak potensi dan prestasi (hasil kerja yang pernah di capai) yang akan membuat profil lamaran lebih tepat untuk posisi tersebut.

3. Tidak mengoptimalkan Surat Lamaran (Cover Later)

Surat lamaran adalah pengantar dan alasan mengapa penyeleksi melihat CV pelamar kerja. Sering pelamar tidak menganggap cover letter penting.

Melalui cover letter pelamar bisa mengutarakan poin-poin penting mengenai potensi dan prestasi yang sudah dicapai. Tentunya sesuai dengan persyaratan dan deskripsi pekerjaan. Misalnya berpengalaman 5 tahun mengelola proyek pembangunan jalan, berpengalaman 4 tahun mengajar ilmu fisika kepada siswa SMP, dan lainnya.

Tentu saja sesuai dengan deskripsi pekerjaan dan persyaratan yang dibutuhkan.

Cover later adalah pengantar, penyeleksi bisa membuka halaman berkas kalian selanjutnya atau menutup dan menyingkirikan dari meja mereka.

Proses mencari kerja tidaklah gampang, lebih sering stress dan melelahkan. Namun membuat berkas lamaran yang bekualitas akan meningkatkan kemungkinan pekerjaan itu milik kalian.

Semoga bermanfaat.